Health Insurance
Insurance

Tidak semua Jenis Penyakit dicover oleh Asuransi Kesehatan, Kenali jenis-jenisnya

Memiliki asuransi kesehatan harapannya bisa menanggung semua biaya pengobatan yang ditimbulkan ketika kita sakit.  Akan tetapi tahukah anda jika tidak semua jenis penyakit dilindungi oleh asuransi kesehatan yang kita miliki.  Perlu kiranya kita mengenali, apa sajakah penyakit yang tidak  di-cover oleh Asuransi kesehatan yang anda miliki.

Pada umumnya penyakit yang diluar coverage atau yang dikecualikan biasanya adalah penyakit yang tergolong dalam penyakit kritis, penyakit bawaan yang sudah ada sejak lahir, atau penyakit yang tergolong pre-existing condition (suatu kondisi yang sudah ada sebelumnya sebelum mengikuti asuransi kesehatan.

Apa sajakah penyakit-penyakit tersebut ;




1.HIV dan AIDS

Criticall illness
Foto : Pinterest.com

Human immunodeficiency virus dan acquired immune deficiency syndrome tidak termasuk dalam penyakit yang dicover oleh asuransi dengan pertimbangan penyakit tersebut ada di dalam badan karena kelalaian dari si penderita sendiri.  HIV dan AIDS  bisa menular karena sebab-sebab yang yang disengaja, seperti penggunaan jarum suntik narkoba, hubungan seks tanpa pelindung.

Akan tetapi ada beberapa perusahaan asuransi tertentu yang bisa cover penyakit tersebut yang disebabkan hanya karena transfusi darah.




2. Criticall Illness

criticall illness
Foto : Pinterest.com

Beberapa penyakit yang tergolong penyakit kritis seperti, kanker, gagal ginjal, Stroke, Jantung, Diabetes dan lain sebagainya tidak termasuk dalam kategori yang biaya pengobatannya ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Dengan pertimbangan penyakit-penyakit tersebut memerlukan biaya yang sangat banyak untuk penyembuhannya dalam waktu yang relatif sangat lama.

Jika ada perusahaan asuransi yang menanggung biaya pengobatan karena sebabpenyakit kritis sudah bisa dipastikan preminya sangat mahal.

3. Penyakit yang Timbul sebagai Wabah atau Bencana

Wabah corona
Foto : Pinterest.com




 

Asuransi kesehatan pada umumnya tidak membiayai penyakit  yang ditimbulkan sebagai wabah atau bencana.  Suatu penyakit didefinisikan sebagai wabah jika penyebarannya sangat cepat di suatu tempat.  Contoh : ebola, kolera, polio, corona, flue burung dan sebagainya.

Akan tetapi perusahaan asuransi akan melihat kembali case by case.

4. Biaya Melahirkan

maternity
Foto : Pinterest.com

Biaya melahirkan baik secara normal maupun melalui operasi caesarean section tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan, dikarenakan melahirkan adalah kondisi wajar /lumrah bagi seorang perempuan dan bisa direncanakan.  Namun ada beberapa perusahaan yang memiliki produk yang menawarkan benefit untuk melahirkan dan paska melahirkan.

5. Penyakit Bawaan

Penyakit Asma
Foto : Pinterest.com

Pada umumnya asuransi kesehatan juga tidak menanggung biaya pengobatan karena penyakit bawaan sejak lahir atau penyakit keturunan.  Jikalaupun ada perusahaan Asuransi yang menanggungnya biasanya ada masa tunggu yang harus dilewati untuk bisa mengajukan klaim yang disebabkan karena penyakit bawaan.  Contoh ; Asma

6. Pre-existing Condition

Jantung Coroner
Foto : Pinterest.com

Yang dimaksud dengan Pre-existing Condition adalah suatu kondisi yang sudah ada sebelumnya pada diri tertanggung sebelum memiliki Asuransi, Contoh: Sebelum mengajukan asuransi tertanggung sudah mempunyai riwayat penyakit jantung.

Jadi untuk penyakit jantung yang sudah diderita oleh calon tertanggung biasanya perusahan asuransi akan mengecualikannya, sehingga jika tertanggung masuk rumah sakit karena jantung tidak akan dibayar klaimnya.

7. Penyakit yang Dikecualikan

Penyakit Kritis yang dikecualikan
Foto : Pinterest.com

Di dalam lampiran buku polis yang diterbitkan oleh perusahaan asuransi biasanya akan mencantumkan penyakit-penyakit apa saja yang dikecualikan untuk mendapatkan manfaat coverage asuransi kesehatan, lengkap dengan kondisi-kondisi detailnya.  Biasanya jika penyakit kritis yang menjadi pengecualiannya adalah kondisi yang sudah mendekati stadium lanjut.

Nah,…

Dengan kita mengetahui penyakit-penyakit apa saja yang tidak dilindungi oleh asuransi kesehatan sebaiknya kita mempelajari lebih detail produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan akan proteksi dari kita dan keluarga kita.  Dan jika sudah meliliki polis Asuransi kesehatan, sebaiknya review kembali polis anda. Penting buat anda ketahui sebaiknya,

Milikilah Asuransi sebelum Asuransi menolak untuk Anda Miliki

You may also like...

4 Comments

  1. Endo Putra says:

    Berarti penyakit bawaan gk ditanggung asuransi ya mba? Saya kira ada.

    1. admin says:

      Yup benar Uda,…
      Ada beberapa jenis penyakit bawaannyang tidak dicover asuransi. Andaikanpun dicover biasanya preminya lebih mahal, tergantung dari perusahaan asuransinya juga. Makanya kita mesti sedikit jeli untuk mempertanyakan hal tersebut kepada agen pemasarnya.

  2. Jadi tahu nih soal penyakit yang ditanggung asuransi. Jadi Corona ini kalau mau berobat pakai biaya pribadi ya, Mbak ?

    1. admin says:

      Mengacu kepada aturan umumnya adalah seperti itu.
      Akan tetapi ada perusahaan asuransi tertentu yang memberikan benefit khusus kepada nasabahnya untuk case tertentu sebagai akibat dari wabah, bencana alam (seperti tsunami aceh), ataupun korban perang.
      Makanya untuk lebih jelasnya harus ditanyakan kepada perusahaan penerbit asuransi tersebut, sbb masing-masing perusahaan asuransi memiliki kebijakan-kebijakan khusus berkenaan dengan kasus seperti covid-19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *