Proteksi Optimal buat Keluarga
Insurance

Bagaimana Mencapai Proteksi Optimal?, Lakukan 4 Cara ini untuk Mengetahuinya

Masyarakat Indonesia saat ini sudah mempunyai pemahaman yang lebih baik mengenai apa itu asuransi, apa benefit yang bisa didapatkan dari  asuransi, apa saja jenis dari asuransi yang harus dimiliki dan lain sebagainya.  Banyak orang yang saya jumpai dilapangan ketika saya menanyakan apakah sudah memiliki asuransi? jawabannya adalah “ya, saya sudah memilikinya”.  Bahkan ada pula yang sudah memiliki banyak polis dari beberapa perusahaan asuransi.




Akan tetapi tidak sedikit yang memiliki asuransi hanya sekedar memiliki saja tanpa mereka tahu “Berapa banyak uang Pertanggungan asuransi yang seharusnya mereka miliki dan bagimana cara mengetahui apakah asuransi yang mereka punya sudah optimal?”.

Yang dikhawatirkan jika masih terdapat GAP antara asuransi yang dimiliki oleh sebuah keluarga dan berapa  Uang Pertanggungan yang seharusnya dimiliki oleh keluarga tersebut akan membawa dampak buruk jika resiko terjadi.

Berikut akan saya share 4 langkah mudah mencapai proteksi optimal untuk keluarga.

1. Mengetahui Nilai Ekonomi Anda

Cara Menghitung Uang Pertanggungan
Foto : pixels.com

Setiap keluarga mempunyai kebutuhan akan asuransi dengan besaran uang pertanggungan yang berbeda-beda, menyesuaikan dengan berapa besar nilai ekonomi keluarga itu sendiri.  Bagaimana cara menghitungnya?

Nilai ekonomi = penghasilan/bulan x setahun

Nilai ekonomi sebagai patokan angka /nilai rupiah yang harus dijamin tetap ada untuk keluarga anda meskipun anda sudah tidak ada lagi didunia ini karena musibah terjadi.

Idealnya Uang pertanggungan maksimal yang harus dimiliki oleh sebuah keluarga adalah sebesar 10 x pendapatan per tahun.




2. Ketahui Prioritas Anda

Susun skala prioritas keuangan keluarga anda
Foto : Pixels.com

Menyusun skala prioritas dalam pengelolaan keuangan keluarga untuk memilah mana kebutuhan primer, sekunder, tersier. Mulai menyisihkan uang untuk menabung sebagai dana cadangan.  Akan tetapi menabung saja tentunya belumlah cukup, sebab bisa saja karena musibah terjadi, tabungan tersebut habis.

Dengan memiliki asuransi, anda akan mendapatkan proteksi yang cukup yang bisa membantu anda jika terjadi resiko yang tidak terduga disela-sela anda menyiapkan tabungan buat masa depan.

Jadi alokasikan dana yang sudah anda sisihkan untuk tabungan dan asuransi secara seimbang, sehingga keduanya bisa saling melengkapi.

3. Mengetahui Resiko Anda

Resiko pekerjaan anda salah satu pertimbangan untuk anda memiliki asuransi
Foto : pixels.com

Resiko senantiasa mengikuti setiap individu, yang mana resiko masing-masing individu berbeda antara satu dengan yang lainnya.   Orang bekerja di pertambangan batu bara lebih beresiko dibandingkan dengan orang yang bekerja sebagi staff administrasi di sebuah perusahaaan.  Bisa juga karena diri orang tersebut, contoh dikarenakan faktor keturunan, seperti pada kasus penyakit bawaan seperti diabetes. Resiko terkena penyakit diabetes lebih besar jika ada anggota dalam keluarga yang mengidap penyakit diabetes.

Kesadaran akan resiko yang bisa terjadi kapan saja dalam diri kita menjadi salah satu faktor penting untuk menghitungkan kebutuhan akan proteksi keluarga.




4. Temui ahli perencana keuangan  dan konsultasikan kebutuhan akan asuransi keluarga Anda

Temui konsultan keuangan anda dan review polis anda
Foto : Pixels.com

Review polis anda secara rutin setiap tahun, sebab bisa saja terjadi perubahan banyak hal dalam jangka waktu satu tahun.  Bisa saja yang ditahun kemarin statusnya belum menikah ditahun berikutnya sudah menikah, atau memutuskan untuk menambah aset yang sudah dimiliki.

Temui dan konsultasikan dengan penasehat keuangan anda mengenai perubahan yang terjadi dalam waktu setahun tersebut untuk menghitung kembali GAP dari proteksi keluarga anda.

Memiliki asuransi yang maksimal buat keluarga sangatlah penting, sebab memiliki asuransi bukan berarti kita bicara tentang “kematian” akan tetapi dengan asuransi bisa memastikan keluarga tetap aman jika musibah resiko terjadi.  Sebab itu 4 paparan ini bisa membantu anda mengetahui apakah keluarga anda sudah memiliki proteksi optimal.

Semoga bermanfaat.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *